Wow.. LGBT di Pekanbaru Sudah Berkantor, Anggota Dprd Kota Sambangi Kelokasi


Dibaca: 114 kali 
Selasa,15 Januari 2019 - 22:09:28 WIB
Wow.. LGBT di Pekanbaru Sudah Berkantor,  Anggota Dprd Kota Sambangi Kelokasi Foto Datariau.com
PEKANBARU - Sebuah kantor/Sekretariat kelompok LGBT yang beralamat di Jalan UKA Kecamatan Tampan Kota Pekanbaru disambangai Anggota DPRD Kota Pekanbaru bersama warga. 
 
Rumah yang digunakan sebagai kantor sekretariat kelompok LGBT dengan nama  Organisasi Perubahan Sosial (OPSI) Riau ini membuat warga sekitar mengaku resah. 
 
Dalam menjawab keresahan warga tersebut,  Anggota DPRD Kota Pekanbaru daerah pemilihan Kecamatan Tampan Mulyadi Anwar langsung bergerak cepat kelokasi tersebut. Setelah viral pemberitaan dari media datariau.com, soal Kantor Sekretariat LGBT di Jalan Uka. 
 
Melalui kutipan dari datariau.com, Mulyadi Anwar Politisi PKS ini
datang bersama seorang warga ke lokasi tersebut dengan tujuan untuk berdiskusi dan melakukan pengecekan. 
 
"Saat saya datang bersama seorang warga, pintu pagar terkunci. Kita ingin konfirmasi, kita diskusi dan izin masuk ke rumah untuk melakukan pengecekan," kata Mulyadi kepada datariau.com usai mendatangi rumah yang dijadikan kantor organisasi LGBT ini, Selasa (15/1/2018) pagi tadi. 
 
Dirumah itu, Mulyadi bersama warga yang bernama Haidi menemukan seorang pria bernama Adi. Dia mengaku sebagai pekerja seks melayani laki-laki dan perempuan. Karena menemukan hal yang memang selama ini diresahkan warga, Mulyadi kemudian berkoordinasi dengan Ketua RW setempat.
 
"Saya telepon Ketua RW, ketua RT dan lurah kita tak ada nomornya. Akhirnya ramai, datang Babinsa juga, ada ibu-ibu dan warga, FPI juga datang ke lokasi," terang Mulyadi.
 
Rumah itu merupakan milik orangtua Ruli. Ruli adalah Koordinator OPSI (Organisasi Perubahan Sosial Indonesia) untuk wilayah Riau. Saat Mulyadi dan warga di lokasi, Ruli sedang tidak di rumah itu. Belakangan Ruli sampai di lokasi. Untuk menghindari amukan warga, kedua orang tersebut diamankan ke Polsek Tampan Kota Pekanbaru.
 
"Karena mereka (Adi dan Ruli) bersikeras kalau apa yang mereka lakukan itu benar, warga menjadi geram. Karena bukan berarti mereka pakai pengaman (dalam hubungan seks sejenis) sehingga terhindar HIV AIDS, bukan berarti kegiatan mereka ini bisa dibenarkan aturan negara maupun aturan agama," tegas Mulyadi.
 
Di dalam rumah tersebut, Mulyadi juga menemukan alat kontrasepsi dan foto laki-laki berpakaian wanita. Warga mengaku bahwa di rumah itu ketika malam hari juga ada karokean dan sejak lama meresahkan, namun warga belum tahu cara melaporkannya. Dengan aksi cepat Anggota DPRD Kota Pekanbaru Mulyadi ini, warga menjadi puas, tempat tersebut sudah ditertibkan.
 
"Tadi plang sudah diturunkan oleh mereka (Anggota OPSI), kita minta agar pemerintah menindaklanjuti kondisi ini, karena kata mereka ada izin di Kesbangpol, saya rasa itu hanya izin Penanggulangan HIV AIDS saja, bukan izin organisasi LGBT, tapi ini perlu kita kroscek lebih dalam lagi," terang Mulyadi.
 
Sebab, lanjut Mulyadi, setelah ini terungkap, banyak masyarakat lainnya yang menyampaikan lagi, bahwa di lokasi mereka juga ada kegiatan yang sama oleh para LGBT. "Seperti gunung es, yang tampak satu ternyata banyak, ini yang harus mendapatkan perhatian serius dari pemerintah," pinta Mulyadi.
 
Mulyadi juga meminta agar pemerintah melakukan pembinaan terhadap mereka yang sudah salah jalan tersebut sehingga terjebak ke dalam organisasi LGBT. "Bagaimana pun mereka juga manusia, bina mereka, sehingga bisa kembali diterima di tengah masyarakat. Secara normal memang kegiatan mereka bagus dan positif, melakukan penyuluhan bahaya HIV AIDS," pinta Mulyadi lagi. 
 
 
 
Sumber datariau.com / editor arb

Loading...
Akses Paseng.News Via Mobile m.paseng.news
TULIS KOMENTAR
BERITA sebelumnya
Loading...
KANTOR PUSAT:
Jalan Datuk Bandar 46 RT 004 RW 003 Tembilahan, Kabupaten Inhil, Riau
Email Redaksi : pasengnews@gmail.com
Email Bagian Iklan : pasengnews@gmail.com
Phone : 0812-6703-4877
AVAILABLE ON :