23.000 TKA China Kerja di RI, Jokowi: Orang Kita di Sana 80.000


Dibaca: 82 kali 
Kamis,09 Agustus 2018 - 00:44:36 WIB
23.000 TKA China Kerja di RI, Jokowi: Orang Kita di Sana 80.000 Okezone

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyinggung masalah isu tenaga kerja dari China. Dia mengaku mendengar isu katanya ada 10 juta tenaga kerja dari China.

Padahal, lanjut Presiden blakblakan, yang ada sebenarnya hanya 23.000 tenaga kerja mereka kerja di sini. Itu pun, sambung Presiden, tidak kerja terus-menerus.

"Itu masang turbin, masang smelter. Saya cek kok. Itu memang kita belum siap melakukan itu, sehingga mereka harus di sini 3 bulan-6 bulan untuk memasang ini," terang Presiden seperti dilansir laman setkab, Jakarta, Rabu (8/8/2018).

Presiden membandingkan orang Indonesia yang kerja di RRT ada 80.000, yang kerja di Malaysia 1,2 juta, Malaysia diam saja. Itu yang legal 1,2 juta, tambah Presiden, yang ilegal mungkin hampir 2 juta.

Saat menerima kunjungan PM Mahathir Mohammad, Presiden Jokowi mengaku masalah tenaga kerja Indonesia (TKI) ilegal di Malaysia sempat disinggung.

"Saya ngomong apa adanya. Ya itulah sudah terjadi bertahun-tahun, dan saya minta kepada Mahathir ada perlindungan, legalisasi, ada proteksi sehingga semuanya menjadi gambling," ujar Presiden.

Meskipun ada banyak TKI legal dan ilegal di sana, lanjut Presiden, Malaysia tidak ribut. Presiden juga menyebutkan, tenaga kerja Indonesia yang di Arab Saudi katanya 500.000 yang legal, yang ilegal katanya lebih dari itu.

"Coba dilihat tenaga kerja asing yang ada di Indonesia dibandingkan dengan penduduk itu hanya 0,03%. Satu persen saja enggak ada. Harus angka-angka yang kita sampaikan supaya isu tidak ke mana-mana 0,03%. Satu persen saja enggak ada," tegas Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi membandingkan dengan tenaga kerja asing yang ada di Uni Emirat Arab yang 80% asing semua, dan mereka senang-senang saja tidak ada masalah. Demikian juga di Arab Saudi 33% itu adalah tenaga kerja asing, tambah Presiden, sementara di Indonesia satu persen saja tidak ada.

Presiden menegaskan, pemerintah berupaya mendatangkan investasi, karena salah satu tujuannya adalah untuk membuka lapangan pekerjaan sebesar-besarnya untuk rakyat, bukan untuk yang lain. 

 

(okezone.com)


Loading...
Akses Paseng.News Via Mobile m.paseng.news
TULIS KOMENTAR
BERITA sebelumnya
Loading...
KANTOR PUSAT:
Jalan Datuk Bandar 46 RT 004 RW 003 Tembilahan, Kabupaten Inhil, Riau
Email Redaksi : pasengnews@gmail.com
Email Bagian Iklan : pasengnews@gmail.com
Phone : 0812-6703-4877
AVAILABLE ON :