KPK Pastikan Kasus Korupsi E-KTP Tak Berhenti di Setya Novanto


Dibaca: 101 kali 
Selasa,20 Februari 2018 - 21:41:48 WIB
KPK Pastikan Kasus Korupsi E-KTP Tak Berhenti di Setya Novanto

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan masih terus mengusut keterlibatan pihak lain dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP yang merugikan negara hingga Rp2,3 triliun.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan, pihaknya memang tidak berhenti hanya di penetapan tersangka Setya Novanto (Setnov). ‎Bahkan, saat ini KPK sudah mengembangkan kasus tersebut ke tersangka lainnya.

"Kami menduga pelaku dalam kasus e-KTP ini bukan hanya berhenti ketika kita menetapkan Setya Novanto sebagai terangka dan membawa ke persidangan," kata Febri saat dikonfirmasi, Selasa (20/2/2018).

Saat ini, kata Febri, pihaknya sudah mengantongi nama baru dalam kasus dugaan korupsi e-KTP. Namun‎, Febri masih belum mau membuka ecara terang siapa terangka baru dalam kasus ini, hingga nanti secara resmi diumumkan ke publik.

"Ada informasi terakhir yang saya dapatkan memang tim sedang mendalami dugaan peran atau dugaan pelaku lain dalam kasus ektp itu tentu dilakukan belum bisa disampaikan secara terbuka," terangnya.

‎Febri menambahkan, adanya dugaan tersangka baru tersebut setelah pihaknya mencermati fakta-fakta di persidangan untuk empat terdakwa. Dari fakta tersebut, pihaknya akhirnya mengembangkan ke terduga pelaku lainnya.

"Jadi setelah fakta persidangan dibuka di Pengadilan Tipikor kami melihat ada dugaan pelaku yang lain jadi itu bisa berasal dari birokrasi swasta ataupun dari politik tergantung nanti hasil dari pengembagan ini," pungkasnya.

Sejauh ini, KPK baru menjerat enam orang dalam kasus dugaan korupsi pengadaan e-KTP, tahun anggaran 2011-2013. Keenam orang tersebut yakni, Irman; Sugiharto; Andi Agustinus alias Andi Narogong; Markus Nari; Anang Sugiana Sudihardjo; dan Setya Novanto.

Dua mantan pejabat Kemendagri, Irman dan Sugiharto serta pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong sudah divonis terbukti bersalah oleh Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat. Kemudian, untuk Setya Novanto ‎masih dalam proses persidangan.

Sementara itu, Anang Sugiana Sudihardjo dan Markus Nari masih dalam proses penyidikan di KPK. Keenamnya diduga secara bersama-sama melakukan perbuatan tindak pidana korupsi proyek e-KTP yang merugikan negara hingga Rp2,3 triliun.

(okezone) 

 

loading...

Akses Paseng.News Via Mobile m.paseng.news
TULIS KOMENTAR
BERITA sebelumnya
KANTOR PUSAT:
Jalan Datuk Bandar 46 RT 004 RW 003 Tembilahan, Kabupaten Inhil, Riau
Email Redaksi : pasengnews@gmail.com
Email Bagian Iklan : pasengnews@gmail.com
Phone : 0812-6703-4877
AVAILABLE ON :