Harga Pinang Turun, Masyarakat dan Tokeh di Junjangan Mengeluh


Dibaca: 430 kali 
Jumat,06 Oktober 2017 - 14:48:46 WIB
Harga Pinang Turun, Masyarakat dan Tokeh di Junjangan Mengeluh
PASENG.News, INHIL- Harga jual pinang basah di Desa Junjangan, Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, menurun hingga 2.000 rupiah, yang harga awalnya mencapai Rp12.000 hingga turun jadi Rp10.000 per kilonya. 
 
Penurunan ini membuat masyarakat serta tokeh pinang setempat mengeluh akibat tidak stabil nya harga pinang tersebut yang merupakan penghasilan tambahan/sampingan petani kelapa rakyat di Desa setempat. 
 
H.Masrani salah seorang pengumpul pinang di pasar Desa Junjangan, mengungkapkan kepada PASENG.News, harga pinang turun hingga sampai Rp10.000 dari harga awalnya  12.000, sehingga para pengepul banyak yang mundur untuk menampung pinang milik warga setempat. 
 
"Dan saya lah yang cuman bertahan sebagai pengumpul pinang dari beberapa anggota yang bersamaan membeli pinang yang diantaranya Hartuno berasal dari Sungai Luar. Dan Hartuno berhenti karena tak mampu lagi untuk memperjuangkan pembelian pinang ini," ungkap H.Masrani, Jumat (6/10/17). 
 
Dalam mengimbangi situasi ini, Masrani mengambil inisiatip kerja sambilan untuk memenuhi ekonomi keluarganya, karna buah pinang yang semakin menurun dan buahnya pun kurang. 
 
Laporan: Abdurahman 

Akses Paseng.News Via Mobile m.paseng.news
TULIS KOMENTAR
BERITA sebelumnya
KANTOR PUSAT:
Jalan Datuk Bandar 46 RT 004 RW 003 Tembilahan, Kabupaten Inhil, Riau
Email Redaksi : pasengnews@gmail.com
Email Bagian Iklan : pasengnews@gmail.com
Phone : 0812-6703-4877
AVAILABLE ON :